Certified Absen Partner & Distributor LED Videotron
mail_thumb fb_thumb twitter_thumb

Mengapa Harus Digital Signage?

img-thumb

Mengapa Harus Digital Signage?


Dalam dunia promosi dan marketing tentunya kita tidak asing dengan istilah signage. Yah betul sekali, Signage mempunyai peranan besar dalam mengkomunikasikan produk bisnis Anda kepada pasar dan calon customer. Dengan adanya Signage ini, berbagai informasi yang ingin Anda sampaikan dapat terdistribusi kepada calon pelanggan Anda.

Signage pada hakikatnya adalah media informasi dan komunikasi agar si penerima pesan dapat mengetahui dan menerima informasi tersebut. Sehingga si penerima pesan dapat berpikir dan mengambil keputusan atas informasi yang tersaji. Dimana para pebisnis dan marketer mengharapkan para calon pelanggan tertarik atas konten yang ada di signage tersebut.

Tentu kita familiar dengan Signage Printing, seperti Backdrop, Banner, Standing poster, dan lainnya. Apabila Anda adalah pelaku retail, tentu sangat akrab dengan media ini. Hingga sampai saat inipun media ini masih digunakan untuk melakukan aktivitas promosi di dunia retail.

Namun jika merujuk pada perkembangan zaman, sayangnya signage printing yang konvensional kini sudah mulai ditinggalkan oleh para marketer dan pebisnis. Khususnya untuk pasar retail di negara negara maju seperti di Amerika dan Eropa.

Kita tahu bahwa di zaman ini, hal apapun ingin dikerjakan dengan efektif dan efisien. Semuanya ingin dikerjakan dengan cepat. Duniapun mulai berubah dari konvensional / tradisional ke arah digital dan otomatis. Begitu juga dengan arah promosi dan marketing yang dahulu berporos pada media printing, kini pelan tapi pasti mulai beralih ke dunia digital.


Printing Signage VS Digital Signage.

Jika kita bandingkan antara media printing dan media digital tentu banyak kekurangan yang dimiliki oleh media printing dan kelebihan digital signage. Berikut ini adalah beberapa contohnya :

#1. Proses printing.

Pernahkah Anda menggunakan jasa media percetakan untuk mempromosikan program marketing Anda? Yah sebut saja seperti Banner atau Giant Banner. Pastinya sebelum Anda mencetak Giant Banner tersebut harus memberikan final artwork kepada vendor percetakan. Pernahkan Anda mengalami pada saat peak season, ketika vendor percetakan sedang sibuk dan tidak bisa mengerjakan orderan Anda tepat waktu? Bagaimana apabila Anda sedang dikejar Deadline pemasangan? Think again. Berbeda dengan mode printing, digital signage tidak memerlukan proses printing yang lama. Setelah Final artwork selesai, data hanya perlu diintegrasikan kepada device melalui laptop ataupun PC. Simple right?

#2. Kualitas hasil akhir.

Banyak konsumen yang kurang puas atau bahkan tidak puas dengan kuallitas dari gambar dan warna di percatakan meleset dan tidak sesuai dengan harapan. Misalnya saja hasil final artwork sudah High Resolution namun kualitas gambar agak pecah, di lain hal kadang juga warna yang ada di final artwork tidak sesuai dengan hasil cetakan. Pernah? Jika dibandingkan dengan digital signage, Anda tidak perlu khawatir atas kualitas gambar. Karena dengan feature Full HD pada screen tentunya akan mengoptimalkan hasil visual terbaik dari konten yang ingin ditampilkan.

#3. Tidak bisa on the spot melakukan pergantian konten.

Pernah mengalami bahwa konten yang dicetak terjadi kesalahan? Ataupun ada revisi dadakan yang tidak memungkinkan lagi untuk mencetak ulang? Dengan digital signage tentu hal ini bukanlah masalah besar, karena bisa langsung melakukan on the spot pergantian konten saat itu juga tanpa harus menunggu percetakan. Bayangkan berapa banyak waktu yang Anda hemat untuk hal ini. Anda hanya butuh data revisinya melalui usb dan tinggal dikoneksikan kepada laptop ataupun PC. As simple as that.

#4. Tidak bisa menggunakan media video / gambar bergerak.

Yah inilah kekurangan media cetak dibanding media digital. Sudah pasti media cetak tidak bisa menampilkan konten virtual 3D maupun video. Anda harus puas menggunakan konten 2D pada media printing. Dengan menggunakan digital signage Anda bisa memaksimalkan konten Anda. Anda bebas memainkan semua konten dalam bentuk gambar, video, serta animasi sesuai dengan selera dan kreativitas Anda.

#5. Isi konten terbatas.

Isi konten yang ada pada media printing tentunya terbatas sesuai dengan ukuran yang akan Anda gunakan. Berbeda halnya dengan digital signage yang bisa menampung konten yang tidak terbatas. Anda bisa memutar semua konten Anda pada satu media tanpa harus mencetak banyak.


Think Again

Sebagai praktisi bisnis yang selalu berorientasi pada hasil yang lebih baik, tentunya kita tidak ingin tertinggal bahkan tergilas dengan perkembangan yang begitu cepat. Sudah banyak kasus perusahaan yang akhirnya gulung tikar akibat tidak bisa mengikuti pergerakan zaman dan tidak bisa survive dengan perubahan tersebut. Bahkan perusahaan besar berkaliber internasionalpun bisa tertinggal bahkan pailit. Tidak perlu kami sebut apa perusahaannya, tentunya Anda sudah lebih tahu perusahaan apa saja yang tertinggal karena tidak bisa mengikuti perkembangan zaman.

Kini Digital Signage sudah merambah pasar di Indonesia. Memang perkembangannya tidak semasive di Amerika. Namun pelan tapi pasti media promosi dan komunikasi di Indonesia akan berubah ke arah media digital.

Sharing is good, and with digital technology, sharing is easy. Richard Stallman.

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda? Mohon isi kolom komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Enter CAPTCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.